MiningCity – Mining Bitcoin

Apa itu Kota Pertambangan?

MiningCity adalah proyek penambangan Bitcoin (mining bitcoin), dengan kata lain orang akan berinvestasi dalam mesin penambang untuk mendapatkan bitcoin setiap hari, maka Anda dapat memiliki atau berdagang bitcoin untuk mendapatkan keuntungan.

Peran investor dalam proyek Mining City adalah: Investasi dengan minat murni (investor ritel) atau Membangun sistem bisnis. Mining City akan menyediakan peralatan pertambangan, teknologi, dan pemeliharaan untuk meningkatkan kinerja penambangan Bitcoin.

Mitra Kerja MiningCity.com yaitu Minebest dan BTC.com

MineBest: Pemilik banyak perangkat, teknologi penambangan Bitcoin, adalah mitra utama yang menyediakan peralatan dan layanan pemeliharaan untuk Mining City.

BTC.com : Perusahaan paling berpengaruh terhadap ekonomi Bitcoin berkat teknologi komputasi yang unggul atau tingkat hash yang mereka kendalikan. Tambang bitcoin Bitmain seperti Antpool dan BTC.COM merupakan 28,9% dari total kekuatan pemrosesan di seluruh jaringan Bitcoin global. BITMAIN juga merupakan produsen yang mendominasi segmen eksploitasi perangkat keras penambangan bitcoin ASIC.

Dengan dua mitra terkemuka di atas, Mining City adalah proyek yang menjanjikan. Tidak berhenti sampai disitu saja. Mining City juga merupakan satu-satunya perusahaan di dunia yang telah bekerja sama dengan pemerintah Kazakhstan dalam waktu 5 tahun

Harga Sewa Penambangan Bitcoin

Penambangan Bitcoin, dengan metode cloud mining, misalnya serupa dengan bisnis konvensional yang dilakukan orang-orang berpengalaman di bidangnya. Dengan harga Bitcoin saat ini, dalam waktu sampai 3 tahun, pengguna cloud mining bisa balik modal. Tapi, itu sangat bergantung pada kekuatan penambangan yang dipilih.

Dalam situs web-nya, Mining City menawarkan sejumlah paket cloud mining dengan biaya yang sangat terjangkau. Paket termurah mulai dari US$500, dengan komputasi penambangan hingga 5 TH/detik. Paket itu berjangka waktu hingga 1400 hari lamanya.

“Dengan jangka waktu yang sama, ada pula paket Gold, di mana kekuatan penambangannya mencapai 35 TH/detik,” kata Tedy Sutanto, salah seorang pengguna cloud mining di Mining City asal Indonesia.

Launching Perdana Di Indonesia –Bali

Event perdana yang telah berlangsung di Bali, sudah digelar pada tanggal 10 Desember lalu. Event perdana tersebut digarap menjadi salah satu event bertaraf internasional. Hadir dalam kesempatan itu, CEO Mining City, Greg Rogowski.

Pada saat itu, Greg menjelaskan banyak hal tentang peluang investasi cloud mining di miningcity Dirinya juga sempat menjawab banyak pertanyaan seputar pertambangan kripto. Selain memaparkan sejumlah peluang berinvestasi melalui cara “Cloud Mining”, CEO MiningCity juga sempat menjawab banyak pertanyaan peserta tentang peluang dan bagaimana bisa melakukan pertambangan Bitcoin dengan mudah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *